RUMAH KREATIF POSKO BAHARI

Pemerintah Kota Jakarta Utara bersama dengan Badan Nasional Narkotika (BNN) Kota Jakarta Utara meresmikan Rumah Kreatif dan Inovasi Anak Muda di Kampung Muara Bahari, RW 14 Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (24/8).Wali Kota Jakarta Utara, Syamsuddin Lologau mengatakan keberadaan fasilitas hasil CSR perusahaan energi nasional itu merupakan upaya untuk mengatasi peredaran dan penyalahgunaan narkoba dengan cara pemberdayaan.“Saya apresiasi seluruh stakeholder yang terlibat mencegah peredaran narkoba. Dengan rumah ini, pengguna yang sudah sadar bisa kembali ke masyarakat dan menjadi produktif,” ujarnya.Syamsuddin menambahkan bahwa pihaknya akan mensinergikan fasilitas tersebut dengan program pemberdayaan ekonomi yang sedang dikembang oleh Pemprov DKI Jakarta.Kepala BNN Kota Jakarta Utara, Yuanita Amelia Sari, SE, M.Si mengatakan Rumah Kreatif dan Inovasi Anak Muda merupakan pengembangan dari Posko Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dam Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) Muara Bahari.“Ini awalnya posko P4GN tapi dengan kerjasama dengan pihak terkait, berkembang jadi pelayanan narkoba yang memenuhi standar untuk kembalikan fungsi sosial penyalahguna narkoba,” ungkapnya.Selain itu Yuanita mengungkapkan bahwa tempat tersebut akan ditambahkan fasilitas pendukung lainnya. Sehingga Kampung Muara Bahari yang dulu dikenal sebagai sarang narkoba, berubah menjadi tempatnya orang-orang kreatif.“Kita akan buka kedai kopi, pelatihan kuliner, daur ulang, sablon dan lain-lain. Pengelolaannya dilakukan karang taruna,” tutupnya.

Semua perubahan disimpan di Drive

Kunjungan ABRI

Posko Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) di Kampung Bahari, RW 14, Kelurahan Tanjung Priok, Jakarta Utara, akan ditata dan dikembangkan untuk kegiatan pemberdayaan ekonomi.

Pemberdayaan usaha rencananya melibatkan klien pasca rehabilitasi dan karang taruna sebagai pengelola. "Mereka akan dilatih kemampuan teknis lalu diintegrasikan dengan OK OCE kecamatan" penataan posko ini merupakan kerja sama Pemkot dan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Jakarta Utara dengan dukungan CSR. "Ditargetkan penataan bakal rampung Juli nanti. Selama ini keberadaan posko efektif mengatasi penyalahgunaan narkoba di masyarakat," "Ini pilot project kita bersama Pemkot Jakut melalukan pembinaan dengan pola pemberdayaan ekonomi," hingga kini sedikitinya terdapat 80 klien pasca rehab di kawasan Muara Bahari. Diharapkannya, pembinaan melalui pemberdayaan akan mengantisipasi pengguna baru. "Nanti kita akan beri mereka pelatihan untuk mengelola. Setiap kegiatan akan kita arahkan di warung itu sehingga bisa jadi pemasukan mereka .